Ujian

Dua minggu kemaren sudah dilalui dengan ujian tengan semester (UTS), seperti biasa setiap ujian tiba perasaan pasti deg degan dan bawaannya gag tenang. Untungnya ada cara unik dalam kelas kami (Biji Bunga Matahari/ elins08 kelasA) dalam menghadapi setiap ujian, yaitu selalu diadakan belajar bareng di Perpus Pusat UGM. Kebersamaan ini biasanya yang meminimalisir perasaan deg-degan saya.hihi 😀

Dalam minggu minggu ini bagi teman2 yg masih SMA juga baru berhadapan dengan yang namanya Ujian Nasional (UN), perasaan deg-degan pasti sedang dialami seluruh siswa kelas 12. (Sukses buat kalian UN nya ya) Terbayang saya dulu waktu menghadapi UN, perasaan takut, cemas, dll menjadi satu. Namun hal itu tetap harus dilalui sehingga saya berada disini, mengetik tulisan ini. Apa jadinya dulu ketika saya melarikan diri dari UN, dan hanya mengurung diri dikamar karena ketakutan akan Ujian.hedehhedeh, pastinya saya hanya jadi seorang pecundang dan mungkin tidak bisa mengetik tulisan ini.

Jika kita lihat setiap segmen kehidupan ada yang namanya Ujian. Ketika kelas 6 ada ujian kelulusan, untuk bisa naik ke step berikutnya yaitu SMP, dalam dalam tingkatan kelas pun ada ujiannya untuk bisa naik ke kelas selanjutnya kelas 1 ke kelas 2, kelas 2 ke kelas 3. Ketika kelas 3 pun akan ada ujian kelulusan lagi untuk masuk ke tingkatan sekolah yg lebih tinggi yaitu SMA, masuk kelas 1 ujian, naik ke kelas 2, ujian lagi naik ke kelas 3 dan di kelas 3 ini pun ada ujian kelulusan lagi untuk bisa naik ke tingkatan yang lebih tinggi lagi yaitu untuk bisa masuk di perguruan tinggi, di perguruan tinggi juga ada ujian hingga skripsi dan pendadaran untuk mendapatkan gelar begitu juga seterusnya. Ini baru ujiann yg di dunia formal, belum lagi ujian-ujian yang lain dalam setiap segmen kehidupan kita.

Ujian adalah tahapan

untuk kita bisa naik kelas

Dapat kita lihat dalam setiap ujian tersebut adalah proses sebelum kenaikan tingkat kelebih tinggi. Sebelum kita masuk kekelas yang lebih tinggi, kita di test dulu pantaskah kita untuk memasukinya. Ya, Ujian adalah tahapan untuk kita bisa naik kelas. Ujian mau tidak mau harus kita hadapi. Sekarang bagaimana sikap kita untuk menghadapinya. Dibutuhkan dalam setiap ujian strategi dan persiapan yang matang untuk menghadapinya. Tergantung kasus dan keadaanya strategi dan persipan itu dibutuhkan. Ketika kita ujian kelulusan ujian kelulusan kelas 6 SD ya kita mempelajari apa yg diberikan di kelas 6 SD bukan mempelajari kelas 3 SMP. Kita sendiri  yang tau sejauh mana kemampuan kita, sehingga kita sendiri yang harus mengatur apa yang seharusnya kita kerjakan dalam menghadapi setiap ujian.

Setelah segala persiapan dan strategi dipersiapakan selanjutnya adalah hadapi ujian tersebut dengan percaya diri dan sekuat tenaga, masalah hasil kita serahkan pada Yang Maha Kuasa dan Yang Maha Menentukan. Kepercayaan akan adanya Tuhan dan menyerahkan segala sesuatunya kepadaNya membuat kita merasa lebih tenang. Berdoalah dan minta kepadaNya semoga diberikan hasil yang terbaik untuk setiap ujian kita.

So jangan takut kepada yang namanya Ujian, karena mau tidak mau kita akan menemuinya. yakinlah karena dengan ujian itu kita akan diangkat ke kelas yang lebih tinggi menjadi manusia yang lebih bermartabat. Bersiaplah menghadapi setiap ujian, hadapi dengan yakin, percaya diri, maksimal dan sekuat tenaga, dan serahkanlah segala sesuatunya pada Yang Maha Kuasa, Allah Subhanahuwata’ala.

 

2 thoughts on “Ujian

  1. kalau kata teman saya, “kita semua sudah diberi peran masing2 oleh Tuhan, dan Tuhan ga mungkin ngasih peran yang ga sesuai dengan kita. Kita diberi peran yang kecil dulu agar nantinya siap dengan peran yang lebih besar” 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.