Cerita Proposal Skripsi

Ada kebijakan baru di elins yaitu bagi yang ngambil skripsi harus menyerahkan proposal penelitian dulu yang kemudian di review oleh dosen dosen penguji, dari kebijakan ini niatnya bagus sih ada ginian, tapi ketika aturan baru ini ‘ teko-teko mak bedunduk’ di terapkan agag kaget juga sih. Kasian juga kemaren ada cerita temen gag jadi ambil skripsi semester ini karena telat sehari ngumpulin proposal, padahal udah KRS an 6 sks lho itu, coba hitung aja 6 sks x 75rb =450rb nah lho sia sia kan… untungnya dari pihak akademik sedikit bisa berbaik bisa membatalkan 6 sks itu meski udah gag masa revisi krs. Rugi yang lain adalah rugi waktu, dan harus ngambil di semester depan 🙁

Setelah pada ngumpulin proposal sesuai waktu yang ditetepkan, nah disini masih harus nunggu dulu buat nunggu jadwal reviewnya. Jadwalnya molor kan nah lo kita bagai digantungkan tu nasibnya selama lebih kurang 2 minggu. Sekali lagi kasian sama temen” yg harus membatalkan skripsi tadi, e ternyata jadwal sidang proposalnya pun molor juga. Dalam masa masa menunggu jadwal ini pun para pejuang skripsi pada mondar mandir di sekretariat prosi kerjaannya, tujuannya satu memastikan kepastian, nah lho kebijakannya menggantung banget kan…

Setelah keluar jadwal, kita pun mempresentasikan seminar proposal skripsi yang kita ajukan, dan direview oleh beberapa dosen. Lumayan sih ada beberapa masukan dari dosen mengenai peneliatan skripsi yang mau di kerjakan kita-kita. Selain itu ada juga yang malah gag yakin dengan proposalnya setelah mendapat beberapa masukan, apakah layak dilakukan apa tidak. Intinya ini semacam quality control gitu lah. Niatnya baik sih. Sebagian besar dari hal yang disorot dalam proposal itu intinya Kita mau ngapain, atau nglakuin apa?, Alasannya ngapain ngelakuin penelitian itu? dasarnya apa? nah itu dikuatin dulu baru nanti ada analsis terhadap hasil yang kita lakuin… dari dosen review itu sih garis besar yang diberikan, lakukan penelitain sesuai saran” yang diberikan

Nah satu lagi, habis itu kita suruh ngasih revisi proposal itu lagi dengan ttd reviewer dan dosen, *melihat pengumuman dari fb, terkesan seperti otoriter gitu sih, hohoho, anyway oke lah berpositif thingking saja, saya ladenin, semoga niat bapak memperbelit urusan ini baik tujuannya, semoga kita semua diberi cukup kekuatan dalam menjalani skripsi ini, diberi kelancaran dan diberikan kefahaman, dan dapat mengambil ilmu nya dari proses ini juga dapat bermanfaat bagi sesama. amin

Semangat kawan, lanjutkan!:)

 

 

8 thoughts on “Cerita Proposal Skripsi

  1. hmm, untung saya ga ngalami hal2 spt disebutkan di atas…

    *nasib mahasiswa, mau lulus aja sulit, setelah lulus masih aja sulit(cari kerja)

  2. hohoho iye ndan, rezim baru kebijakan baru
    ya semoga kita kita ini bisa dilancarkan dalam menjalaninnya mas
    mohon doa dan bimbingannya deh 🙂

  3. semoga teman-teman yang ambil skripsi semester ini tetep enerjik 😀

    dan..semoga semester depan, prodi lebih siap dengan kebijakan ini sehingga teman-teman yang ambil semester besok juga makin nyaman ngerjain proposal serta skripsinya 🙂

  4. amin semoga kita semua diberi kekuatan menghadapinya dan diberi kelancaran 🙂
    ayo segera torehkan tinta emas hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.