‘Mburuh’

Salah satu alasan saya mempercepat liburan saya di Pare adalah karena saya sudah berjanji mau bantu Puspo dan Ali untuk membantu jadi team tambahan panitia Pameran Komputer Apkom New Year Expo bersama para kaum kaum tua yg lainnya bisa dibilang ‘mburuh’ lah hehe. Dikatakan tua ya setidaknya paling tua lah dibanding squad Anye yg utama.

Berbeda dengan pameran setahun atau dua tahun yang lalu yang pernah saya ikuti, dalam pameran ini kita hanya ikut dalam hari H saja. Ditambah lagi team tambahan diberi tugas dijadikan satu hall dengan ketua hall Edwin. Edwin, Arul dan Jihad merupakan manusia angkatan tertua dalam hall kami. sehingga kebijakan dan aturan main bisa kita modifikasi sendiri meski tetep menjunjung “profesionalisme”, aturan yang kita sepakati bersama:

1. kita bisa tuker jadwal dengan yang lain, contohnya hari ini kita fullshift besok kita libur dan sebaliknya

2. ada rolling tidur selama 30 menit, hihi yang penting tetap ada yang jaga dan rolilng di area pameran

3. rolling sak kesele misale kesel yo istirahat tapi tetep “profe” kog

dan banyak hal lain yang disepakati besama, selain itu diantara hal lain kita paling braok mungkin ya karena setiap habis briefing malem selalu ada quis tebak skore eh tebak jumlah pengunjung, yang kalah yang perkiraannya melenceng jauh harus tidur deket wc, meskipun pada akhirnya hukuman itu dilanggar *nah lho hukuman dilanggar * apa jadinya negara ini, untung itu cuma mainan kalo beneran gimana ya jadinya?

saat hari terakhir kan setelah selesai semua itu kan ada makan makan tu, sebelum diumumin jumlah pengunjung si blandarnya udah membuka permainan, ayo siapa mau ikutan tebak, yang kalah harus minum coke 6 gelas… *dyaar, untungnya mendekati sebenarnya jumlah yg saya sebutkan jadi gag kena hukuman.

setelah itu kita team tua alias team tambahan mohon izin pamit pada squad utama, karena mereka masih ada sesi yang lebih intim.. dan kita pun gag mau kalah, kita juga bikin sesi sendiri ngobrol sana sini sampai pagi, sempat juga ada usaha mempersatukan lagi dua insan yang sedang ada masalah meskipun akhirnya gagal dan memang perlu waktu lagi… nilai moralnya meminta maaf itu berat tapi memaafkan itu lebih berat, namun jika kita bisa melakukannya kita akan menjadi manusia yang lebih dewasa dan mempunyai nilai lebih… mari saling maaf memaafkan, dan gag harus nunggu lebaran, sekiranya kita punya salah kita harus minta maaf dan alahkah mulianya yang disalahi tersebut memaafkan..

intinya kali ini ANYE kali ini beda dengan setahun lalu yg penuh cinta dan dua tahun lalu yang penuh kekeluargaan, dan kali ini ada cerita sendiri, penuh cerita dan penuh canda tawa tidak sepaneng dan sak karepe dewe hehe… terimakasih dan maaf ya buat Puspo dan Ali kita team tua udah diberi kesempatan buat berekspresi mewadahi kegalauan kami *yah itung itung dari pada disalurkan ke hal lain. semangat team tua!



3 thoughts on “‘Mburuh’

  1. retweet ! “nilai moralnya meminta maaf itu berat tapi memaafkan itu lebih berat, namun jika kita bisa melakukannya kita akan menjadi manusia yang lebih dewasa dan mempunyai nilai lebih… mari saling maaf memaafkan, dan gag harus nunggu lebaran, sekiranya kita punya salah kita harus minta maaf dan alahkah mulianya yang disalahi tersebut memaafkan..”

  2. hall c itu mungkin tidak bundar , tapi tetap kadang kita memang di hall a, hall b, sekre, maupun ticketbox.. 😀
    “terimakasih dan maaf ya buat Puspo dan Ali kita team tua udah diberi kesempatan buat berekspresi mewadahi kegalauan kami”

    jawara!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.