Jalan-Jalan di Ibukota #2, Kota Tua

Kali ini akan mencoba jalan-jalan di malam hari menyusuri ibukota, masih dengan busway transjakarta tentunya sebagai transportasi andalan. Sebelumnya kita tentuin tujuannya yaitu Kota Tua Jakarta. Jalur yang harus kita tempuh menggunakan transjakarta adalah berangkat dari shelter Pancoran Barat naik busway koridor 9 arah Pluit turun di Semanggi kemudian nyebrang pindah jalur lewat jembatan busway pindah koridor 1 arah Kota Tua, jembatannya agag panjang sih tapi gag masalah bisa sekalian liat liat gedung-gedung menjulang disekitaran Semanggi. kemudian dari Bendungan Hilir menuju Kota Tua

Jakarta

Kita berangkat dari kosan memang agag sorean supaya pulangnya gag kemaleman, dan pas di jembatan busway di Semanggi yang panjang itu, melihat gedung-gedung tinggi yang menjulang *gumun
tower

pencakar langit

beda

Sampai di Kota Tua pun sudah lewat maghrib, akhirnya cari mushola dan ada di terowongan bawah antara shelter busway ke stasiun. Setelah sholat dilanjut deh jalan-jalannya.

motion

Sebenarnya di Kota Tua ini terdapat banyak sekali musium. diantaranya Musium Mandiri, Musium Wayang, Musium Fatahillah, Musium Bahari, Musium bank Indonesia dll. tetepi karena udah malem udah pada tutup musiumnya, akhirnya kita pun hanya jalan-jalan dan melihat lihat dan menikmati suasana kota tua saja.

silent

Uniknya tempat ini adalah banyak pekerja seni ngumpul disini, banyak pedagan yang mengelar lapak juga. Suasana yang tua dengan temaram lampu kota yang romantis membuat tempat ini jadi daya tarik sendiri bagi masyarakat untuk berkumpul.

Akhirnya kita pun nongkrong didepan* Cafe Batavia, sejenak mengisi perut. Untuk makanan disini beraneka macam makanan yang ada, tinggal milih. Dan silahkan menikmati makan malam di tengah kawasan kota tua, dengan gedung-gedung tua ada disekiling kita. *romantis

batavia
cafe

Setelah cukup kenyang dan jam pun sudah menunjukkan waktu jam 9 akhirnya kita putuskan untuk pulang, takut gag dapet busway, * padahal jam kerja busway sampai jam 11 malem 🙂 Kita pulang melewati rute awal tadi hanya dibalik arahnya.

tol in the night

Lain kali kesini lagi, mungkin siang hari biar bisa masuk museum-museum, dan keliling lebih jauh lagi dengan sepeda. Yup tempat ini mungkin bisa jadi tempat alternatif jalan-jalan yang unik bagi yang lagi ada di Jakarta.

3 thoughts on “Jalan-Jalan di Ibukota #2, Kota Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.