Doa untuk Budhe, selamat jalan

Siang ini selepas istirahat siang, baru mau duduk kembali ke meja kerja hape saya bergetar. Sengaja memang ku silent. Aku kira dari nomor-nomor kantor biasa yang menanyakan proses kelanjutan seleksi seperti biasa akhir-akhir ini. Beda, kali ini adalah nomor embak dari Surabaya    memberi kabar yang membuatku lemes seketika. Budhe telah tiada 🙁

Seakan tidak percaya dan setengah kaget, selebihnya hanya pucat pasi hilang daya seketika. Baru semalem ibu ku menelfonku dan membicarakan budhe, bahwa beliau baru saja ke jogja menjenguk simbah ahad lalu. Namun kabar kali ini beda dan tiba-tiba.

Budhe ini adalah kakak dari ibuku persis, perawakan yang mirip dengan ibu, juga kedekatan ibu dengan budhe ini yang membuat kita saling terhubung meskipun beda kota. Terakhir berjumpa dengan beliau ketika aku wisuda kemaren, beliau datang ke jogja sekalian menjenguk simbah. Ingatku kembali meloncat-loncat akan ingatan masa-masa lalu terutama ingatan tiap lebaran beliau selalu ke Jogja.

Rahasia akan kematian memang ada di tangan Tuhan, tidak ada yang tahu kapan datangnya. Pasti dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Budhe, beliau telah kembali kepada Sang Pencipta, penggenggam kehidupan, semoga amal ibadahmu diterimaNya, diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya. Selamat jalan budhe, semoga kita dipertemukan lagi di surga Nya 🙁

budhe

 

One thought on “Doa untuk Budhe, selamat jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.