Estafet Pengabdian

Ibu saya (semoga Allah selalu menjaga beliau), Juli lalu memasuki masa pensiun. Beliau adalah seorang guru, abdi negara tanpa tanda jasa. Sebagai seorang pendidik sekaligus pegawai pemerintah, beliau harus pensiun ketika sudah memasuki usia 60. Pengabdian ibu saya diajarkan dari mendiang simbah kakung saya (rahimahullah) yang juga seorang guru sekaligus abdi negara. Bapak saya (semoga Allah...

Cerita Persiapan Nikah

Bagi sebagian orang persiapan menikah merupakan situasi yang cukup menguras emosi, perasaan, tenaga dan pikiran. Namun jika kita menjalani sesuai koridornya insyaAllah akan di mudahkan, for this something good. Beberapa waktu terakhir setelah saya kembali bekerja di Jogja lagi memang saya fokus kepada diri sendiri dan keluarga, mensykuri situasi seperti ini. Upaya upaya terhadap jodoh pun...

Sebelum Melangkah Lebih Jauh

Beberapa waktu lalu gawai saya yang terpasang aplikasi daring telegram berbunyi. Terdapat notif dari salah satu channel yang dikelola oleh seorang ustadz yang saya ikuti. Seorang ustadz muda Hafidzohullah yang sempat beberapa kali saya ikuti kajian beliau ketika masih di Jakarta dulu. Gaya bahasa penyampaian beliau juga karena meskipun beliau masih muda namun  cukup mendalam ilmunya, serta...

Langkah Pejalan

Adakalanya beginilah langkah cerita seorang pejalan. Upayanya mengetuk pintu sebuah singgahan, untuk sekedar berteduh atau bahkan menetap tak terbukakan. Dia harus segera menyadari bahwa siempunya memang tak punya tempat untuknya. Tak ada guna terus mengetuk bahkan menggedornya. Lebih baik lanjutkan saja langkah menuju pintu  pintu lain yang dengan senang hati mau menerima.

Tak Terjelaskan

Menjelaskan perkara ini selalu tidaklah mudah. Kadang belibet dan terbentur dengan kenyataan. Terkadang apa yang kita anggap baik untuk kita kadang justru malah menjauh. Terkadang pula apa yang tidak kita duga-duga sebelumnya datang dengan sendirinya. Kitapun dibuat bingung dengan konsep ini, bahwa diri tak selamanya bersama orang yang dipilih, dan hal yang dipilih juga tak begitu saja memilih...

Pelajaran dari Sakit

Seminggu sebelum Ramadhan lalu qodarullah saya mendapatkan ujian berupa sakit. Kali ini tidak cukup hanya minum obat warung seperti biasanya, namun harus opname di Rumah Sakit. Seingat saya ini jadi opname saya pertamakalinya. Pernah beberapa waktu lalu ketika masih merantau di Jakarta saya pernah ambruk juga, namun hanya rawat jalan saja dan direkomendasikan bedrest di rumah yang kemudian saya...

Untuk Sahabat Rahimahallah

Tangan saya terus gemetar memegang gawai sambil membaca pesan di grub mengabarkan bahwa kamu telah berpulang kembali kepada pemilik mu yang sesungguhnya. Kamu akhirnya mengalah atas sakitmu demi tidak merasakan sakit lagi, memilih untuk istirahat yang lebih panjang di tempat lain. Seketika itu pula, bayangan saya menerawang memanggil memori saya yang berserakan. Meskipun tidak intens sebelumnya...

Genap Satu Semester

Genap sudah satu semester semenjak terjatuh, Banyu perlahan mulai kembali menapakan kakinya untuk berdiri. Meskipun belum tegap benar untuk berdiri, biarpun pelan namun pasti mulai menemukan cara berjalan yang kemarin sempat berserakan. Dia selalu yakin, Allah tidak akan membiarkannya terlantar begitu saja. Keyakinan itu yang menguatkan tekadnya untuk bisa berjalan lagi, yang diusahakanny dengan...

Makhluk lemah

Dalam sebuah bincang sore engkau bertanya yang juga seakan pertanyaan itu sekaligus meluapkan rasamu, "pernahkah merasakan pikiran terbang kemana mana?, loncat sini, menerawang kesana, ingin ini, menghayal itu, acak, tak berpola, sesukanya, dan disaat bersamaan tubuh lemas tak berdaya, terkulai di pembaringan, mata menatap langit-langit berkedip tak teratur?" tanpa bertanya lebih lanjut...