Pulang menjemput harap

Kata khotib jumat tadi, harapan harus selalu ada dalam setiap keadaan apapun, meskipun dalam keadaan yang hampir pasti kita mati. Seorang penyair mengatakan ketika kita jatuh kedalam sungai berarus deras sekalipun yang di dalamnya terdapat buaya dan hewan buas lain disana, kita harus tetap punya harapan meskipun hanya dengan berpegangan dengan ekor ular berbisa sekalipun. Karena bisa jadi ular...

Tamu Istimewa yang kedua

Alhamdulillah sudah dua Ramadhan ini saya menjalaninya di tanah rantau. kali ini masih diberi kesempatan untuk menemuinya lagi. Layaknya tamu agung yang datang rutin tiap tahun, yang harus dipersiapkan dan disambut. Ada yang berbeda dengan Ramadhan kali ini karena keriuhannya bercampur dengan adanya Piala dunia dan Pilihan presiden. layaknya distraksi dari keduanya, ketika jenuh akan...

Melarikan Diri dengan Buku

Beberapa waktu lalu saya pergi ke sebuah toko buku di daerah Semanggi. Mungkin saya lagi drop, semangat saya lagi mlempem sehingga saya memilih melarikan diri ke sana dari pada berdiam diri di kosan. Rak-rak buku itu saya susuri satu demi satu. Sudah agag lama memang saya tidak melakukan aktifitas seperti ini. Menyendiri di kerumunan buku dan para penikmat buku lain dalam suasana relatif sepi...

Weekend yang tak biasa

Sebagai pekerja, kegiatan saya begitu template yaitu kerja dari Senin sampai Jumat, dan weekend adalah pengecualiannya. Sehingga weekend menjadi waktu yang paling pas untuk memanjakan diri. Kadang saya manja untuk berdiam diri di kamar kosan, kadang juga saya manja untuk bermain futsal bareng teman kantor, dan kadang lain saya memanjakan rindu saya untuk pulang ke rumah, tilik orang tua. Sehingga...

Jaga kesehatan kenali pertanda

Dua hari lalu saya demam tinggi, mungkin ini pertama kalinya ketika saya berada di perantauan. Tidak enak memang kondisi badan sedang menurun harus tetap berangkat kerja. Pagi hari badan sudah memberi signal ada yang tidak beres dengan tubuh ini. Awak ini sudah sedikit memanas namun saya pikir ini cuma lapar belum sarapan. Lantas saya bersiap berangkat kerja seperti biasa Memang  sehari...

Pelarian Setelah Jam Kerja

Sudah lebih dari satu semester ini saya menjalani aktivitas di perusahaan baru. Di tempat saya bekerja yang sekarang aktivitas hampir seluruhnya dihabiskan di depan komputer di dalam kotak kubikel. Bisa dibayangkan jam 8-18 setiap harinya rutinitas itu yang selalu dijalani. Saya teringat sebuah perkataan seorang teman saya akan pentingnya ‘manajemen pantat’. Entah apa sebenarnya...

Antitesis: Mendapat dan Kehilangan

Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri sebuah acara temu almuni Kagama di ecopark ancol. Sudah lama memang saya mengetahui acara ini, dari sebuah flayer yang di broadcast lewat grub di WA. Sebelumnya pernah saya menghadiri acara Kagama serupa yaitu ketika acara buka bersama lalu di hotel Sahid. Waktu itu bareng teman-teman sekantor yang juga alumni UGM. Puas dengan acara (makan-makan)...

Mandilah nak!

Kukabarkan pada kalian, sebuah nasehat orangtua saya ketika capek. Orang tua saya selalu menyuruh saya mandi. Iya mandi, mengguyur seluruh badan menggunakan air. Katanya capeknya bakalan ilang, dan badan akan segar kembali. Nasihat ini hampir terlupakan olehku, karena memang sekarang  sudah tidak tinggal lagi dengan mereka. Tidak ada lagi yang mengingatkan untuk selalu mandi. Masih membekas...

Lebaran yang tak selalu sama

“Semoga diterima ibadahku dan ibadahkalian” –Taqobalallahuminawamingkum Idul Fitri 1434H Selalu ada cerita disetiap lebaran, entah lebaran itu sendiri atau moment turunanya yang setiap taun mengekor bahkan menjadi tradisi tersendiri yang membarenginya. Mudik salah satunya, bisa diartikan menuju ke udik, dengan kata lain berarti Pulang Ke Kampung.  Bak laron dimusim hujan,...