Category Archives: Kuliah

Jaga kesehatan kenali pertanda

Dua hari lalu saya demam tinggi, mungkin ini pertama kalinya ketika saya berada di perantauan. Tidak enak memang kondisi badan sedang menurun harus tetap berangkat kerja. Pagi hari badan sudah memberi signal ada yang tidak beres dengan tubuh ini. Awak ini sudah sedikit memanas namun saya pikir ini cuma lapar belum sarapan. Lantas saya bersiap berangkat kerja seperti biasa

Memang  sehari sebelumnya tenggorokan juga sudah mengirim tanda, ketika itu sehabis jajan es buah, tenggorokan merasakan sedikit meradang dan batuk. Ada yang tidak beres dengan diri saya ini pikir saya.

Setiba di tempat kerja tubuh langsung dihajar dengan AC sesiangan, badan semakin menggigil. Lesu dan pening di kepala. Pikiran sudah tidak bisa fokus di tempat kerja, bawaannya pengen pulang. Namun tidak, teman saya menyarankan untuk periksa ke dokter.

Selepas jam kantor buru-buru saya menuju sebuah rumah sakit di daerah Manggarai. Tibalah saya disana, langsung daftar dan antri. Tidak begitu lama, dapat giliran, dan diagnosis awal dokter adalah saya demam tinggi, mungkin gejala typus. Untuk kali ini diberi resep obat dulu dan direkomendasi untuk istirahat sehari esok. Bila dalam dua hari kedepan demam tidak turun di saranin untuk cek darah.

Saya nanya ke dokter sebenernya gejala typus itu bagaimana? memang hampir mirip dengan yang saya rasakan  yaitu demam tinggi semakin tinggi terutama pada sore dan malam hari terjadi 7-10 hari, umumnya pagi hari nya sudah merasa sehat kembali namun ketika menjelang malam kondisi menurun lagi, badan lemas, mual, infeksi tenggorakan, dan sembelit.

Alhamdulillah setelah istirahat seharian dan minum obat sesuai resep dokter badan saya kini sudah membaik, saya harap ini bukan typus namun hanya lelah biasa. Obat yang diberikan diataranya antibiotik (lapiflox), paracetamol (meredakan rasa sakit kepala dan demam) ,cetirizine (anthytasmin/obat demam).

Hikmahnya, kenali kondisi diri karena yang tau keadaan kita adalah diri kita sendiri, ketika merasa sesuatu ada yang tidak beres segera periksakan ke dokter dan istirahat yang cukup, jaga pola makan juga banyak minum air putih.

Sesegmen kerandoman untukmu kawan

Saya kali ini mau manulis kerandoman pikiran saya, ingatan saya sedang meloncat-loncat pada ingatan masa lalu. Plot waktunya ketika masa kuliah semester 6 an, dengan latar lokasi sekitaran kos-kosan lama saya. Saat itu saya ngekos bareng Fajar, kita patungan karena memang tujuannya hanya sekedar tempat persinggahan ketika malas pulang. Kos nya pun sederhana, sebelahan sama kamarnya Irfan.

Pikiran saya meloncat pada masa-masa itu, mungkin itu waktu paling selow ketika kuliah. Belum terpikir skripsi  namun sedikit riweuh dengan persiapan KKN. Rambut saya pun mungkin ketika itu rambut terpanjang saya, riwug-riwug tak teratur. Keriweuhan persiapan KKN itu sendiri sangat membekas disini. Rumah Icha yang jadi basecamp waktu itu letaknya pun tak terlalu jauh dari kosan. Sehingga latar ini masuk dalam frame kerandoman saya ini. Aih waktu itu memang berjalan cepat, dan aku sedang merindukan masa-masa itu.

Alasan lain saya ngekos adalah biar bisa nyimpen sepeda saya dikosan. Waktu itu teman-teman BBM lagi seneng-senengnya pit-pitan, entah itu siang hari di akhir pekan atau gowes dimalam hari. Salah satu yang membekas adalah pit-pitan kita dimalam hari. Malam-malam muter-muter jogja, dengan personel yang cukup lengkap waktu itu dengan Warson sebagai leadernya. Namun saya mau sedikit mengingat pada teman-teman saya ini, waktu itu ada Surip, Iyas, Warson, Indra, dll. Mereka masuk frame kerandoman ini karena sepulang sepedaan itu kita ngobrol-ngbrol dikosan saya yang sempit itu. Pikiran saya lagi teringat ke mereka, karena lama memang kita gag berjumpa akhir-akhir ini. Menghilang? entahlah, yang pasti saya tetap optimis mereka masih semangat mengerjakan skripsi mereka. Kalian pasti bisa menyelesaikan skripsi kalian dengan elegan bung.

Gowes malam

Saya ingin mengakhiri kerandoman ini dengan  mau membungkusnya dalam tulisan, supaya ingatan ini tetap tersimpan. Jujur saya kangen dengan segmen ini beserta pemeran-pemeran didalamnya. Saya yakin mereka bisa sukses dengan cara dan peran mereka sendiri-sendiri.

Kos 392, “Laboratorium” sederhana kami

Kita akan selalu rindu dengan rumah. Sebuah hunian yang secara natural kita tetapkan sebagai destinasi kembali, entah dari berpergian atau perkelanaan. Tempat yang tidak hanya memberikan keteduhan ketika teriknya siang, kehangatan ketika dinginnya malam. Rumah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan kita berserta orang-orang di dalamnya. Entah kenapa selalu ada kekuatan magis bag magnet yang selalu menarik untuk kembali kerumah.

Lain hal bagi para perantau, baik perantau kerja maupun pendulang ilmu di suatu kota. Mereka biasanya menetapkan Kosan sebagai ‘rumah’ sementara mereka. Meskipun tak seluas dan seempuk kasur di rumah sebenarnya, namun kosan bisa menjadikan hunian yang cukup memberikan ruangnya untuk kita singgah, ya setidaknya merebahkan punggung selepas kerja, maupun setelah melahap ilmu di kampus.

Bagi saya, yang notabene anak rumahan, yang kebetulan juga saya berkuliah di kota saya tinggal, saya lebih memilih untuk menempuh pulang pergi setiap hari dari pada harus ngekos. Ya meskipun dengan konsekuensi waktu saya minimal  1 jam/sehari habis dijalan, ditambah uang bensin dan capeknya badan. Ya maklumlah rumah saya bukanlah rumah kota yang deket tempat saya kuliah, melainkan di ujung perbatasan Yogyakarta.

Memasuki pertengahan kuliah, saya berkepikiran untuk ngekos. Pada semester ke 6 saya bersama teman saya Fajar yang juga orang Jogja, rumahnya di kaki Merapi sana, patungan untuk menyewa kosan. Ya setidaknya bisa buat merebahkan badan ketika capek harus pulang dan menyimpan sedikit barang-barang kami yang capek kalau tiap hari harus dibawa bolak balik pulang dan pergi. Namun hanya berlangsung sekitr 4 bulan, kami harus angkat kaki dari kos tersebut, karena kita harus pergi untuk KKN dan sayang kalo bayar cuma akan ditinggal selama 2 bulan. Fajar ke Bangka dan saya ke Malang.

Memasuki masa akhir studi saya, kembali terlintas untuk kembali untuk ngekos. Kali ini alasannya adalah dalam masa-masa akhir begini akan banyak kegiatan penelitain yang sampai malam, dan juga membawa alat-alat yang di bikin akan sangat repot kalo harus dibawa bolak-balik setiap hari. Akhirnya saya dan teman-teman para pejuang skripsi lainya memutuskan untuk menyewa sebuah kamar yang kita sepakat untuk kita jadikan “rumah” kedua kami selama proses skirpsi. Setelah mencari” kos yang murah, parkiran luas dan deket masjid akhirnya dapat deh di lokasi itu yaitu Kos 392 Ibu Aminah. Lokasinya selatan masjid al ashri pogung rejo. Dengan bangganya teman-teman menamainya Pogung Mension 🙂 Sangat sederhana, namun bagi kami ini cukup bisa memberikan ruang untuk kami menjadikan “laboratorium” sederhana yang sangat berjasa bagi perkembangan skripsi kami.

Bukan masalah mewah atau tidaknya menurut kami, di kos tersebut bisa tercipta ruang tanpa batas, kreasi, imajinasi, cerita kesana kemari memberikan kebetahan tersendiri bagi para penghuninya. Dan satu hal yang pasti kos 392 “Pogung Mension” ini telah mengantarkan kami menyelesaikan skripsi kami dan alhamdulillah bisa lulus dengan baik. Terimakasih telah menjadi “laboratorium” sederhana kami dalam mengerjakan skripsi-skripsi kami.

toolbox dan peralatan lain
kasur penuh naskah
kata penyemangat
halaman depan

Semacam Malam Keakraban

Tidak terasa sudah 4 tahun lebih bergelut dengan bangku kuliah. Dengan segala macam bumbu dan haru biru dunia kampus.     Dalam langkah mejejaki dunia akademis yang didalamnya timbul berjuta cerita tidak lepas dari yang namanya teman sejawat. Beruntung saya tergabung dalam satu keluarga super Elins UGM 2008. Sebuah keluarga baru yang terbentuk secara alami dengan caranya sendiri. Tereratkan dengan timah dan solder, tercetak bagai rangkaian elektronik dan komponen yang merekat satu sama lain yang apabila salah satu komponen itu hilang maka tidak berjalanlah komponen tersebut.

Pada 14 November 2012 kemaren kami sepakat utuk mengadakan acara kumpul “semacam malam keakraban” mungkin bisa jadi ini yang terkahir kumpul bersama dengan stase sebagai mahasiswa. Acara yang kita rencanakan di Villa Abmarina Kaliurang ini membawa kita ke cerita perjalanan kita masing-masing mulai dari awal kita kuliah hingga saat ini. Sederhana namun bermakna. Banyak cerita seru, lucu, tragis, alay dan yang lainnya kita ungkap kembali dengan santai dan mesra, bahkan cerita dosen pun kita parodikan dalam suatu adegan. Dinginnya Kaliurang membuat kita semakin erat untuk bisa saling menghangatkan satu sama lain. Malam itu adalah malam kita, malam cerita, malam kenangan. Setidaknya kita masih bisa merasa punya keluarga elins nol delapan.

Jujur saya merasa sangat beruntung dan bangga punya teman, sahabat dan keluarga seperti kalian. Perjalanan bersama selama kuliah ini banyak memberikan torehan cerita hikmah yang saya dapat. Semoga kita bisa saling tetap terhubung meskipun sebentar lagi masing” dari kita akan berpisah melanjutkan jalan masing” selepas lulus. Semoga sukses selalu untuk kita semua.

Acara ini yang diakhiri dengan menuliskan kesan, pesan dan saran untuk masing masing dari kita dalam secarik kertas yang kemudian dimasukkan dalam sebuah amplop tiap orangnya. Ini yang seru, masing-masing dari kita bebas menuliskan uneg-unegnya untuk temannya. Kemudian untuk pemungkas acara seperti biasa diisi dengan sesi foto.

Aku bersyukur dan bangga kenal kalian, elins ugm 2008!!!

Elins 08
Elins 08

*)foto by @iwakpitik

Mei

Selamat datang bulan Mei. Apakabar skripsi? Apakabar saya sendiri?

Disaat hari ini para buruh
memperingati harinya. Mereka antusias turun kejalan, menyuarakan keluhkesah mereka.
Aku?
Bagaimana dengan skripsi? Hey sudah hampir sebulan kau takterjamah? Kemana target dan rencana-rencana yang sudah disusun itu sembunyi?

Cerita Proposal Skripsi

Ada kebijakan baru di elins yaitu bagi yang ngambil skripsi harus menyerahkan proposal penelitian dulu yang kemudian di review oleh dosen dosen penguji, dari kebijakan ini niatnya bagus sih ada ginian, tapi ketika aturan baru ini ‘ teko-teko mak bedunduk’ di terapkan agag kaget juga sih. Kasian juga kemaren ada cerita temen gag jadi ambil skripsi semester ini karena telat sehari ngumpulin proposal, padahal udah KRS an 6 sks lho itu, coba hitung aja 6 sks x 75rb =450rb nah lho sia sia kan… untungnya dari pihak akademik sedikit bisa berbaik bisa membatalkan 6 sks itu meski udah gag masa revisi krs. Rugi yang lain adalah rugi waktu, dan harus ngambil di semester depan 🙁 Continue reading Cerita Proposal Skripsi

HMI dari SCADA Mengunakan Fast/Tools

SCADA (kependekan dari Supervisory Control And Data Acquisition) adalah sistem kendali industri berbasis komputer yang dipakai untuk pengontrolan suatu proses, seperti proses industri: manufaktur, pabrik, produksi, generator tenaga listrik. Proses infrastruktur: penjernihan air minum dan distribusinya, pengolahan limbah, pipa gas dan minyak, distribusi tenaga listrik, sistem komunikasi yang kompleks, sistem peringatan dini dan sirine proses fasilitas: gedung, bandara, pelabuhan, stasiun ruang angkasa.

Beberapa contoh lain dari sistem SCADA ini banyak dijumpai di lapangan produksi minyak dan gas (Upstream), Jaringan Listrik Tegangan Tinggi dan Tegangan Menengah (Power Transmission and Distribution) dan beberapa aplikasi yang dipakai untuk memonitor dan mengontrol areal produksi yang cukup luas. Continue reading HMI dari SCADA Mengunakan Fast/Tools

Perbedaan FAT dan SAT

Pertama kali mendengar kata FAT dan SAT adalah saat melaksanakan Kerja Praktek. Kedua kata itu memang membuat saya penasaran karena sering saya dengar dari pembimbing yang lagi mengerjakan tugas tersebut. Akhirnya kedua kata baru itu baru saya ketahui artinya setelah saya tanyakan langsung kepada pembimbing saya.

FAT = Factory Acceptance Testing
SAT = Site Acceptance Testing Continue reading Perbedaan FAT dan SAT

Week #1 KP

Saya akan mencoba share apa yang saya dan beberapa teman saya dapat selama kerja praktek di PT. Yokogawa Indonesia. karena tidak pintar bercerita dan terlalu sulit untuk mengungkapnya, maka akan aku rangkum ceritanya per week ya hehehe

benar adanya kalau KP ini merupakan rencanaku yang ke sekian, setelah mencoba mengajukan di beberapa perusahaan oil & gas lain yang menurut track recordnya menggiurkan, dan itulah rencana Allah, Dia yang merencanakan yg terbaik buat kita. Continue reading Week #1 KP

Contoh Judul Judul TA

B.Tech Projects list