Tag Archives: Semeru

the destination when we stuck in routinity

Masih menggunakan device handphone android saya, saya akan mengandalkannya untuk dibawa bersama menyusuri dinginnya Ranu Kumbolo. Kali ini saya membuat video timelapse super singkat dengannya. Pinginnya sih panjangan dikit biar jadi alurnya, namun karena ditengah menunggu matahari muncul dibalik danau Rakum tiba tiba hape saya mati ternyata e ternyata batre habis, ya sudahlah karena emang gag ada batre cadanganya akhirnya sejadinya saja dan ini dia cekitprut 🙂

Camera : HTC Nexus One using Lapse It Pro (Andrography)
Music : Silver Bullet | Japan 2011

Desa Ngadas (2100 mdpl) Desa di Atas Awan

Suatu tugas mulia yang wajib diemban oleh mahasiswa ugm, menyebar ke seluruh pelosok penjuru nusantara. Tidak terkecuali saya dan beberapa teman saya yang tergabung dalam satu kelompok unit 11. Setelah beberapa proses pra pelaksanaan mulai menentukan tempat, mencari personil, mencari sokongan dana dan lain lain. Akhirnya kita membulatkan tekat untuk melaksanakan yang namanya Kuliah Kerja Nyata di suatu wilayah desa di Kabupaten Malang Jawa Timur. Unit 11 sendiri terbagi menjadi dua desa yaitu di desa Gubuklakah yang kaya akan buah apel, dan desa Ngadas yang masuk kawasan taman nasional TN-BTS (Bromo Tengger Semeru). Info lebih banyak dapat dikunjungi websitenya desawisata.net

Nah kebetulan saya termasuk yang  mendapat bagian di desa Ngadas yang berada pada ketinggian 2100 mdpl. Menurut beberapa sumber yang didapat, desa ini merupakan tertinggi di jawa timur, atau bahkan di pulau jawa. Nah selama 2 bulan lamanya kita harus membaur dengan dinginnya hawa pegunungan dan hangatnya keramahan masyarakat suku Tengger.  Continue reading Desa Ngadas (2100 mdpl) Desa di Atas Awan

Welcome back, from the jungle! :)

Nah lho kemana aja selama ini, tidak menjamah blog ini, baiklah akan aku ceritakan alasannya…

Memang lebih dari dua bulan ini blog ini tidak terurus, gag update dan jadul, tapi bukan karena alasan salah satunya adalah mager buat ngetik, ditinggal KKN, dan dan dan … kasih tau gag ya?
Alasan paling rasional adalah ditinggal KKN hampir dua bulan tanpa sinyal, jangankan buat ngenet di desa tempat saya KKN susah mendapatkan sinyal. Yang pasti dengan adanya keterbatasan seperti itu, saya mendapat banyak pelajaran berharga disana, pengalaman, dll. Saya tidak bisa mengungkapkan keseruan KKN, yang jelas KKN sangat berarti dan bermakna bagi saya. Karena saya tidak pandai bercerita mungkin video ini bisa sedikit menggambarkan bagaimana KKN saya 🙂

Desa Ngadas

 

yah itu tadi reka jejak KKN-PPM UGM Unit 11 antar semester 2011.

O iya saya kelewatan juga untuk mengucapkan

“Mohon Maaf Lahir Batin

~semoga amal ibadah kita diterimaNya dan dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan yang agung~