Tag Archives: Festival

Kerjabakti untuk Negri

Kerjabakti, kata ini sudah mulai asing terdengar. Atau mungkin kata ini sudah mulai tenggelam ikut terkubur bersama rata tanah yang mulai dibangun oleh para pengembang. Apalagi di kota seperti Jakarta ini, yang masyarakatnya cenderung individulistis. Berbeda halnya dengan di desa, saya masih bisa menjumpai aktivitas bernama kerjabakti ini, masih jelas diingatan saya ketika membantu salah satu keluarga warga didesa saya ‘gotong royong’ memperbaiki rumahnya. Orang satu desa berkumpul berbagi tugas saling bantu-membantu. Atau lagi saya kembali teringat ketika saya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, bapak-bapak di desa tempat saya KKN gotong royong, menyusuri saluran air dari sumber mata air yang jaraknya berkilo-kilo meter dan harus naik turun bukit karena beberapa hari terakhir alira air di desa saya KKN tidak lancar. Mungkinkah aktivitas kerjabakti atau gotong royong terlaksana di kota?

Beberapa waktu yang lalu saya menemukan jawaban itu, dan jawabannya adalah mungkin saja terjadi. Saya menemui sebuah gerakan komunal yang cukup menarik, dikemas dalam sebuah seraingkaian acara dalam Festival Gerakan Indonesia Mengajar untuk melakukan kerja bakti. Sebuah acara yang di selenggarakan oleh Yayasan Indonesia Mengajar, bertujuan akhir memberi bantuan media pendukung untuk para Pengajar Muda yang sedang berada didaerah penugasan yang kesulitan fasilitas media belajar.

Acara ini cukup unik, karena menghimpun energi dari para relawan untuk mau turun tangan, bergerak berkontribusi langsung meskipun melakukan hal-hal sederhana, namun bermanfaat cukup besar bagi anak-anak di pelosok negeri sana. Ada banyak wahana yang tersedia, sehingga para relawan kerjabakti bisa memilih wahana kerja bakti apa saja yang ingin dilakukan. Beberapa wahana itu  adalah Kotak Cakrawala memilih dan mengemas buku untuk kemudian dikirim ke rumah belajar di penjuru nusantara, Kartu Pedia rangkuman pengetahuan umum yang dibuat kartu menjadikan informasi menarik buat sekolah, Keping Pedia keping puzzle pengetahuan untuk sarana belajar yang asyik, Surat Semangat berbagi motovasi yang dituangkan di dalam surat, Kemas-Kemas Sains membuat dan mengemas peraga pembelajaran sains, Teater Dongeng merekam dongen yang diperankan sendiri untuk diputar bersama di ujung negeri, Melodi Ceria menyanyikan lagu anak dan daerah untuk perkaya pengetahuan  tentang budaya nasional, Sains Berdendang mengkreasikan lagu populer untuk ceriakan kegiatan belajar, Video Profesi merekam cerita inspiratif mengenai profesi relawan untuk memberi inspirasi anak-anak diujung negri.

Melihat antusias para relawan lain yang datang membuat saya juga terpantik semangat untuk terus berbagi, saya juga meyakini apa yang saya perbuat ini belum ada apa-apanya, namun saya juga percaya, pergerakan kolektif meskipun kecil akan memberikan dampak positif bagi orang lain, dan saya membuktikan sendiri di FGIM ini. Saya optimis masih banyak orang-orang baik di negri ini yang siap turun tangan untuk membantu sesama, membantu saudara kita yang membutuhkan. Semoga langkah saya, langkah kita semua tidak hanya terhenti sampai di sini. Semoga bisa terus turun tangan dan berbagi di hal-hal lain.