Untuk Sahabat Rahimahallah

Tangan saya terus gemetar memegang gawai sambil membaca pesan di grub mengabarkan bahwa kamu telah berpulang kembali kepada pemilik mu yang sesungguhnya. Kamu akhirnya mengalah atas sakitmu demi tidak merasakan sakit lagi, memilih untuk istirahat yang lebih panjang di tempat lain. Seketika itu pula, bayangan saya menerawang memanggil memori saya yang berserakan. Meskipun tidak intens sebelumnya...